FAQ: Buku Yang Terdapat Rumus Slovin?

Mengapa mengambil sampel menggunakan rumus Slovin?

Rumus Slovin digunakan untuk mendapatkan banyaknya sampel dalam survei yang bertujuan untuk mengestimasi proporsi dan kita tidak mengetahui perkiraan dari proporsi populasi tersebut yang merupakan dasar penghitungan varian. Apabila kita mengetahui perkiraan proporsi maka sebaiknya kita menggunakan Rumus Cochran.

Rumus Slovin ada di buku apa?

Ada sumber yang menyatakan bahwa slovin adalah Mark Slovin, Michael Slovin dan Kulkol Slovin. Di dalam buku Nursalam dengan jelas sekali dijelaskan perihal rumus ini dan cara perhitungannya. Begitu juga dengan beberapa buku karangan penulis indonesia lainnya, seperti sugiyono maupun arikunto.

Kapan menggunakan rumus Slovin?

Rumus Slovin merupakan salah satu rumus yang umum digunakan dalam bidang statistik, khususnya saat penghitungan data dalam bentuk survey dengan populasi yang relatif besar. Sesuai dengan namanya, metode perhitungan sampel ini diperkenalkan oleh Slovin di tahun 1960.

Siapa penemu rumus Slovin?

Desas-desus yang berhembus, rumus ini diciptakan oleh Michael Slovin, namun desas-desus yang lain mengatakan bahwa Slovin yang dimaksud adalah Mark Slovin, Kulkol Slovin, dan ada pula Robert Slovin, entah mana yang betul.

You might be interested:  Jawaban Cepat: Buku Fantastic Beast And Where To Find Them?

Apakah simple random sampling bisa menggunakan rumus Slovin?

B. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan menggunakan teknik simple random sampling. Setelah ditentukan jumlah sampel tersebut aka peneliti dapat menentukan siapa saja yang akan dijadikan responden.

Berapa batas toleransi kesalahan rumus Slovin?

Jadi, batas toleransi kesalahan yang digunakan adalah 5%. Berikut ini akan disimpulkan mengenai penjelasan topik di atas. Beberapa informasi mengenai rumus slovin dapat disimpulkan sebagai berikut.

Bagaimana jika populasi kurang dari 100?

Menurut Arikunto (2012:104) jika jumlah populasinya kurang dari 100 orang, maka jumlah sampelnya diambil secara keseluruhan, tetapi jika populasinya lebih besar dari 100 orang, maka bisa diambil 10-15% atau 20-25% dari jumlah populasinya.

Berapa jumlah sampel yang paling tepat dalam penelitian?

Roscoe (1975) yang dikutip Uma Sekaran (2006) memberikan acuan umum untuk menentukan ukuran sampel: Ukuran sampel lebih dari 30 dan kurang dari 500 adalah tepat untuk kebanyakan penelitian.

Bagaimana cara menghitung sampel?

Beberapa rumus untuk menentukan jumlah sampel antara lain:

  1. Rumus Slovin (dalam Riduwan, 2005:65) n = N/N(d)2 + 1. n = sampel; N = populasi; d = nilai presisi 95% atau sig.
  2. Formula Jacob Cohen (dalam Suharsimi Arikunto, 2010:179) N = L / F^2 + u + 1. Keterangan:
  3. Rumus berdasarkan Proporsi atau Tabel Isaac dan Michael.

Kenapa menggunakan rumus Lemeshow?

Rumus Lemeshow adalah rumus yang digunakan untuk mengetahui jumlah sampel. Sampel akan sangat berpengaruh pada representasi populasi dalam sebuah proses penelitian. Oleh karenanya, penentuan jumlah sampel akan penting diketahui dan dipahami oleh peneliti.

Mengapa menggunakan metode simple random sampling?

Tujuan dari simple random sampling adalah untuk mengurangi potensi bias manusia dalam pemilihan kasus yang akan dimasukkan dalam sampel. Ini dianggap sebagai cara yang adil untuk memilih sampel dari populasi yang lebih besar karena setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih.

You might be interested:  Sering ditanyakan: Cara Mengebjek Nomor Buku Atm Yang Hilang?

apa yang dimaksud dengan purposive sampling dan contohnya?

Teknik purposive sampling merupakan teknik pengambilan sampel yang dilakukan secara tidak acak. Dalam pengambilan sampelnya, peneliti telah menetapkan ciri-ciri tertentu terlebih dahulu terhadap objek yang akan dijadikan sampel, sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Apa itu toleransi error?

Toleransi kesalahan adalah adalah properti yang memungkinkan sistem untuk terus beroperasi dengan benar jika terjadi kegagalan (atau satu atau lebih kesalahan dalam) beberapa komponennya.

Bagaimana cara menghitung populasi?

Untuk menghitung kepadatan populasi, Anda akan membagi populasi dengan luas ukuran area. Dengan demikian, Kepadatan Populasi = Jumlah Orang/Luas Area. Unit area harus dalam kilometer kuadrat. Anda boleh menggunakan meter kuadrat jika mencari kepadatan dari area yang kecil.

Total sampling termasuk teknik sampling apa?

Total sampling adalah teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Alasan mengambil total sampling karena jumlah populasi yang kurang dari 100. Jadi jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 90 orang dalam waktu satu bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *